Coba yang ini

Search

New Redi Tas


Album Aksesoris

Album Tas Branded




Stock Tas


Stock Sepatu


Stock Baju

New Redi Sepatu


New Redi Baju


Restock Tas General Brand


Tas General Brand


Beli Notebook Gratis Netbook di HP Fun Holiday Promo

Wooo beli notebook gratis netbook ? apa betul nih judulnya. Memang sulit dipercaya namun itu lah promo terbaru dari HP. Bukan hanya itu, selama masa promo ( 21 Nov 12 - 31 Jan 13 ) anda juga berhak mendapatkan tiket jalan jalan ke Korea bersama HP (Hanya 8 Orang).

Berikut adalah tipe HP yang mendapatkan hadiah langsung ( yang telah ditempel sticker promo) :

HP SpectreXT 13-2108TU - Rp. 13.499.000,-
Free
- Travel Bag
- HDMI to VGA Adapter
- Adode Photoshop and Premier Elements
- Norton Internet Securities 2 Years

HP SpectreXT 13-2002TU - Rp. 13.299.000,-
Free
- Travel Bag
- Adode Photoshop and Premier Elements
- Norton Internet Securities 2 Years

HP ENVY14-3007TU 14.0" - $ 1.599,-
Free

- HP Mini 210 Seharga $ 349
- Adode Photoshop and Premier Elements
- Norton Internet Securities 2 Years

HP ENVY14-3114TU 14.0" - $ 1.999,-
Free
- HP Mini 210 Seharga $ 349
- Adode Photoshop and Premier Elements
- Norton Internet Securities 2 Years


ASUS PadFone, Perangkat Telekomunikasi dan Komputasi 3-in-1



Saat ini kebutuhan atas perangkat komputasi dan telekomunikasi sudah mencapai titik di mana perangkat tersebut sudah menjadi perangkat wajib yang harus dibawa ke manapun penggunanya pergi setiap harinya. Sayangnya, berhubung fungsionalitasnya berbeda-beda, banyak pengguna yang merasa direpotkan karena terpaksa harus membawa lebih dari satu perangkat.

Demi mengakomodasi kebutuhan seperti itu, ASUS menghadirkan sebuah perangkat telekomunikasi sekaligus komputasi 3-in-1 dalam bentuk sebuah produk bernama PadFone.

PadFone intinya adalah sebuah smartphone 4,3 inci bersistem operasi Google Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Sebagai sebuah smartphone, ia menggunakan
display Super AMOLED qHD, prosesor Qualcomm® Snapdragon™ S4 dual core 1.5GHz, sebuah kamera digital ultra-sharp 8-megapixel dengan Fuji image processor, memiliki aperture F/2.2 aperture dan lensa 5-elemen yang dikemas dalam sebuah desain istimewa.

Namun smartphone tersebut memiliki perlengkapan istimewa yakni PadFone Station. Saat PadFone ditempatkan di dalamnya, ia berubah menjadi sebuah tablet PC berukuran layar 10.1 inci. Yang menarik, selain layarnya berubah menjadi semakin lega, memanfaatkan baterai yang tersedia pada station, talktime PadFone menjadi lebih panjang, hingga 63 jam. Audio yang dihasilkan juga menjadi lebih kuat karena ada speaker bersertifikasi SonicMaster pada PadStation.

Untuk memastikan transisi mulus antara layar PadFone dan PadFone Station, ASUS menyediakan fitur yang disebut dengan DynamicDisplay. Selain membuat konten yang ditampilkan di layar smartphone dapat langsung ditayangkan pada tablet saat PadFone dimasukkan ke dalam PadStation, fitur teknologi yang dikembangkan bersama oleh ASUS dan Google tersebut membuat konten yang ditampilkan di layar tablet tak hanya lebih besar, namun menjadi lebih kaya.

Sebagai fungsi pelengkap, PadFone Station juga bisa ditempatkan pada sebuah docking. Jika dipasangkan dengan docking, tablet tersebut akan berubah menjadi perangkat komputasi ultra portable yang memiliki fungsi penuh layaknya sebuah netbook dengan keyboard, touchpad, serta port USB. Baterai yang tersedia pada docking ini juga semakin menambah talktime PadFone menjadi hingga 102 jam.


Pengguna juga tidak perlu khawatir. Saat PadFone terpasang di dalam PadStation atau sedang digunakan untuk mengedit tugas dalam modus notebook dan tiba-tiba ada panggilan telepon, PadFone tidak perlu dikeluarkan dari PadStation. Menggunakan stylus yang tersedia, pengguna bisa langsung menjawab telepon dan berkomunikasi lewat speaker dan microphone yang tersedia pada stylus tersebut.

Artinya, dengan 3 kemampuan dalam satu perangkat, yakni smartphone, tablet, serta sekaligus notebook, pengguna tidak perlu membawa 3 perangkat yang masing-masing mandiri satu sama lain ke mana ia pergi. Satu hal lagi yang juga penting, pengguna hanya cukup menggunakan 1 SIM card dari operator GSM untuk memasok layanan data bagi smartphone, bagi tablet, dan bagi ‘notebook’ PadFone.

VivoBook S200, Keseimbangan Sempurna Laptop Touchscreen dan Tablet Windows 8


Menyambut kehadiran sistem operasi terbaru Microsoft, yakni Windows 8, ASUS menghadirkan notebook perdana berteknologi layar sentuh dalam wujud ASUS VivoBook S200. Produk tersebut mengawali rangkaian lini produk VivoBook di Indonesia. Tetapi, apakah produk ini merupakan sebuah notebook, atau tablet?

Sebagai perangkat yang dioptimalkan untuk Windows 8, ASUS VivoBook tampil menarik, handal, dan memiliki desain sangat portabel. Ia sudah dilengkapi dengan ASUS SonicMaster audio dan instant-on 2 detik. Selain itu, tersedia pula media penyimpanan cloud yakni WebStorage sebesar 32GB yang bisa dinikmati selama 3 tahun.

Tidak hanya menghadirkan layar sentuh, S200 juga membawa keindahan sebuah produk ke dalam hidup penggunanya. Hadir dengan ketebalan hanya 21 milimeter, S200 menggunakan chassis dengan sistem one-piece top case dan hidden hinge yang membuat produk ini tampak elegan.

Chassis tersebut menggunakan bahan sand-blasting aluminum di bagian atas dan rubber paint di bagian bawah. Untuk cover LCD, corak brushed-hairline aluminum digunakan, adapun untuk mempercantik tampilan, S200 menggunakan desain frameless like pada bazel-nya.

Untuk input utama, notebook yang sudah dilengkapi dengan pre-installed Windows 8 ini menggunakan Seamless Chiclet keyboard. Yang menarik, keyboard ini juga menggunakan desain back-assembled yang akan menghadirkan pengalaman mengetik yang sangat nyaman pada penggunanya.

Melengkapi keyboard yang nyaman digunakan, ASUS juga menyediakan touch pad dengan fitur smart gesture. Touchpad ini dapat melakukan banyak fungsi seperti zoom, rotate, dan scrolling cukup dengan bantuan dua atau tiga jari saja, sehingga pengguna tidak perlu repot melakukan berbagai aktivitas dengan mouse.

Selain itu, touchpad intuitif tersebut berfitur intelligent detection yang hadir menawarkan penggunanya kontrol yang sangat alami. Terakhir, untuk mengakomodasi pengguna yang sering bekerja dengan S200, area palm rest juga didesain cukup lega.

Dari sisi layar, VivoBook S200 yang hadir dalam 3 pilihan warna yakni Luxury Silver, Hot Pink, dan Steel Grey ini memiliki layar sentuh 11,6 inci dengan resolusi 1366x768. Hebatnya, layar sentuh tersebut juga bukan layar sentuh biasa.






Ia punya 3 fitur unggulan. Fitur pertama, yakni Quick Response, memiliki latency (waktu jeda) hanya sebesar 30 milidetik. Padahal, persyaratan yang ditetapkan oleh Microsoft sendiri hanya sebesar 50 milidetik. Waktu jeda yang lebih kecil ini tentunya membuat respons layar pada VivoBook S200 menjadi lebih cepat ketika disentuh oleh penggunanya.

Fitur kedua, adalah High Sensitivity. Sensitivitas layar sentuh VivoBook S200 dihasilkan oleh actuator yang memiliki ukuran sangat kecil, yakni 5 milimeter, sementara standar yang ditetapkan oleh Microsoft adalah 9 milimeter. Actuator size yang lebih kecil memungkinkan akurasi dan sensitifitas yang lebih tinggi saat jari pengguna menyentuh layar.

Terakhir, layar pada VivoBook S200 juga mendukung noise reduction. Artinya, tampilan yang dihasilkan di layar juga jauh lebih bersih dan jernih. Nah, kalau sudah seperti ini, layar sentuh pada notebook Asus VivoBook S200 tentu sudah tidak seperti layar notebook, melainkan sudah bagaikan sebuah tablet. Untuk itu, jika Anda adalah pengguna yang membutuhkan notebook layar sentuh berbasis Windows terbaru, pastikan notebook tersebut adalah VivoBook S200, kombinasi sempurna antara laptop touchscreen dan tablet Windows 8.

Zenbook UX32VD Kombinasi Portabilitas dan Kemampuan Maksimal


Ultraportable merupakan segmen yang ditawarkan oleh Intel untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang sangat mobile dan butuh notebook berdimensi sangat tipis namun tanpa mengorbankan kinerja dan fitur. Sebagai salah satu produsen utama di dunia komputer, ASUS tentu turut pula menghadirkan produk ultraportable yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Setelah menghadirkan Zenbook Prime, notebook ultra tipis namun dilengkapi dengan teknologi terkini seperti prosesor terkuat berbasis Intel Core generasi ketiga (Ivy Bridge), layar IPS beresolusi Full HD, backlit illuminated keyboard, serta audio kelas atas dari SonicMaster dan Bang & Olufsen, kini ASUS menghadirkan UX32VD atau Zenbook Prime Hybrid.

Kelebihan utama dari Zenbook Prime Hybrid dibandingkan dengan notebook ultra tipis lainnya adalah kinerjanya yang sangat mumpuni. Seperti diketahui, ukuran tipis yang ditetapkan oleh Intel untuk ultraportable, yakni kurang dari 1 inci atau sekitar 25 milimeter, sangat menyulitkan produsen notebook untuk mendesain produknya dengan komponen-komponen berspesifikasi dan kinerja tinggi.

Namun, dengan keahlian yang dimiliki oleh para engineer ASUS, UX32VD justru bisa diperkuat oleh VGA kelas performa, yakni Nvidia GeForce GT620M, melengkapi Intel HD Graphics serta prosesor Core i5 bahkan i7 yang terpasang di dalamnya. GPU bertenaga ini memungkinkan pengguna Zenbook Prime Hybrid memainkan game berbasis DirectX 11 dengan lancar, apalagi karena GPU tersebut juga memiliki dedicated video memory sebesar 1GB.

Dari sisi kinerja, grafis ini menawarkan peningkatan performa antara 2 sampai 10 kali lipat dibandingkan dengan grafis yang biasa tersedia pada ultraportable notebook. Dan meski menawarkan kinerja tertinggi, pengguna juga tidak perlu khawatir masa aktif baterainya terkorbankan. Dengan Nvidia Optimus, sistem bisa beralih secara otomatis ke grafis terintegrasi jika tidak sedang bekerja penuh. Ini mampu membuat masa aktif baterai menjadi sama dengan notebook ultra tipis lainnya.

 




















Selain dua modus grafis yang disediakan, Zenbook Prime Hybrid juga memiliki kombinasi antara Solid State Drive (SSD) demi kinerja tertinggi dan Harddisk Drive (HDD) demi kapasitas yang lebih lega. Seperti diketahui, media penyimpanan berbasis SSD menawarkan kecepatan hingga 4x lebih tinggi dibandingkan dengan harddisk. Pengguna bisa menginstalasikan sistem operasi, aplikasi dan data-data yang sering digunakan di SSD agar proses boot dan loading lebih cepat. Adapun demi memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang besar, ASUS menyiapkan fasilitas HDD berkapasitas 500GB di Zenbook Prime Hybrid ini.

Yang menarik, seluruh komponen-komponen bertenaga tersebut dibalut dalam sebuah notebook yang hanya memiliki ketebalan yang hanya antara 3 sampai 9 milimeter saja. Dan jika Zenbook Prime UX31A memiliki bobot seberat 1,3Kg, tambahan komponen bertenaga pada Zenbook Prime Hybrid UX32VD hanya membuat bobotnya sedikit bertambah, menjadi 1,45Kg saja. Jadi, jika Anda pengguna yang memiliki mobilitas sangat tinggi dan membutuhkan notebook ultra portable yang bertenaga, pastikan notebook tersebut adalah Zenbook Prime Hybrid UX32VD.